SYIFA'UL FUAD, 20210890203027 (2025) TINJAUAN SADD AL DZARI'AH IBN QAYYIM AL JAUZIYAH TERHADAPPASAL 103 PP NO 28 TAHUN 2024 TENTANG PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI BAGI USIA SEKOLAH DAN REMAJA. Other thesis, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik.
01. Cover.pdf - Cover Image
Download (275kB)
03. Abstrak.pdf - Other
Download (355kB)
06. BAB II Kajian Teori.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (666kB)
13. FULL TEXT_S1_SYARIAH_HUKUM KELUARGA ISLAM_20210890203027_SYIFA'UL FUAD.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Pemerintah Indonesia menetapkan Pasal 103 ayat (4) dalam PP No. 28 Tahun 2024 yang mengatur penyediaan alat kontrasepsi bagi usia sekolah dan remaja sebagai bagian dari pelayanan kesehatan reproduksi. Ketentuan ini menimbulkan kontroversi karena dikhawatirkan dapat mendorong perilaku seksual bebas serta bertentangan dengan norma agama dan sosial. Hal ini mendorong perlunya kajian mendalam dalam perspektif hukum Islam, khususnya melalui pendekatan Sadd al-Dzari’ah.
Penelitian ini mengangkat dua rumusan masalah utama, yaitu: bagaimana isi Pasal 103 PP No. 28 Tahun 2024 tentang penggunaan alat kontrasepsi bagi remaja, dan bagaimana tinjauan Sadd al-Dzari’ah Ibn Qayyim Al Jauziyyah terhadap pasal tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif yang berbasis studi pustaka. Sumber data yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan, literatur fikih, dan pendapat para ulama klasik maupun kontemporer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara substansi, Pasal 103 PP No. 28 Tahun 2024 mengatur bahwa pelayanan kesehatan reproduksi bagi usia sekolah dan remaja mencakup penyediaan alat kontrasepsi. Ketentuan ini dimaksudkan untuk melindungi kesehatan remaja dari risiko kehamilan tidak diinginkan, aborsi ilegal, dan penyakit menular seksual. Ditinjau dari perspektif Sadd Dzari’ah Ibn Qayyim al-Jauziyyah, pasal tersebut berpotensi menjadi sarana menuju kemafsadatan seperti perzinaan, degradasi moral, dan konflik nilai antara hukum negara dan agama. Oleh karena itu, diperlukan pembatasan atau penegasan redaksional agar tidak menimbulkan dampak negatif yang lebih besar.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Perundang-Undangan Hukum > Hukum Islam > Kontrasepsi |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Pustakawan UNKAFA |
| Date Deposited: | 12 Nov 2025 06:10 |
| Last Modified: | 12 Nov 2025 06:10 |
| URI: | https://repository.unkafa.ac.id/id/eprint/474 |

