PERAN TA'ARUF DALAM MEMBANGUN KOMUNIKASI EFEKTIF ANTARA CALON SUAMI ISTRI DALAM TINJAUAN MAQASHID SYARI'AH IMAM AS-SYATIBI DI PONDOK PESANTREN MAMBAUS SHOLIHIN

MUHAMMAD WILDAN ROSYIDUS SHOLIHIN, 20210890203025 (2025) PERAN TA'ARUF DALAM MEMBANGUN KOMUNIKASI EFEKTIF ANTARA CALON SUAMI ISTRI DALAM TINJAUAN MAQASHID SYARI'AH IMAM AS-SYATIBI DI PONDOK PESANTREN MAMBAUS SHOLIHIN. Other thesis, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik.

[thumbnail of 01. COVER.pdf] Text
01. COVER.pdf - Other

Download (376kB)
[thumbnail of 03. ABSTRAK.pdf] Text
03. ABSTRAK.pdf - Other

Download (593kB)
[thumbnail of 06. BAB II KAJIAN TEORI.pdf] Text
06. BAB II KAJIAN TEORI.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (870kB)
[thumbnail of 13. FULL TEXT_S1_2025_SYARI'AH_HKI_20210890203025_MUHAMMAD WILDAN ROSYIDUS SHOLIHIN.pdf] Text
13. FULL TEXT_S1_2025_SYARI'AH_HKI_20210890203025_MUHAMMAD WILDAN ROSYIDUS SHOLIHIN.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ta’aruf dalam membangun
komunikasi efektif antara calon suami istri, khususnya pada kalangan asatidz
muda di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin. Latar belakang dari penelitian ini
didasari oleh maraknya praktik ta’aruf sebagai alternatif pranikah yang lebih
sesuai dengan nilai-nilai Islam, namun masih belum banyak dikaji dari sudut
pandang komunikasi dan hukum Islam secara mendalam. Dalam konteks ini,
penulis mengaitkan praktik ta’aruf dengan konsep Maqashid Syari’ah Imam As�Syatibi untuk melihat sejauh mana ta’aruf mampu menjadi sarana yang maslahat
dalam proses menuju pernikahan.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan
teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek
penelitian adalah para asatidz muda yang menjalani proses ta’aruf di lingkungan
pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ta’aruf dilaksanakan secara
terstruktur, melalui perantara, dan dengan menjaga etika syariat. Komunikasi yang
dibangun selama proses ta’aruf berlangsung dengan jujur, terbuka, dan bertujuan
untuk saling memahami dalam kerangka ibadah, bukan hubungan yang bebas
seperti pacaran.
Dalam tinjauan Maqashid Syari’ah, praktik ta’aruf ini memenuhi prinsip
kemaslahatan terutama pada tingkat dharuriyyah, yakni menjaga agama, jiwa, dan
keturunan. Ta’aruf menjadi bentuk ijtihad sosial yang sah menurut syariat dan
relevan di tengah perkembangan zaman. Dengan demikian, ta’aruf tidak hanya
berperan sebagai media pengenalan pranikah, melainkan juga sebagai fondasi
komunikasi yang efektif untuk membangun keluarga yang harmonis, sakinah,
mawaddah, wa rahmah

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Wanita dalam Islam
Fiqih > Perkawinan Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Pustakawan UNKAFA
Date Deposited: 29 Sep 2025 06:25
Last Modified: 29 Sep 2025 06:25
URI: https://repository.unkafa.ac.id/id/eprint/451

Actions (login required)

View Item
View Item

Situs Slot

Link Slot

Situs Resmi Bisawd

slot thailand

Temukan Slot Gacor Hari Ini

Agen Slot Gacor