SITI HIKMATUN NIKMAH, 20210890334056 (2025) MANAJEMEN EMOSI DALAM KISAH NABI YUSUF AS. DAN IMPLEMENTASINYA PADA ASPEK KEHIDUPAN MODERN (Kajian Tafsir Tematik). Other thesis, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik.
1. COVER.pdf
Download (162kB)
3. ABSTRAK BAHASA INDONESIA DAN ARAB.pdf
Download (200kB)
6. BAB II KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (455kB)
13. FULL TEXT_S1_2025_USHULUDDIN DAN DAKWAH_ILMU AL-QUR'AN DAN TAFSIR_20210890334056_SITI HIKMATUN NIKMAH..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Kata Kunci: Manajemen Emosi, Surah Yusuf, Implementasi.
Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam tidak hanya menjadi pedoman dalam aspek
ibadah dan hukum, tetapi juga berisi petunjuk untuk membina kesehatan jiwa dan kehidupan
sosial yang harmonis. Salah satu aspek penting yang diangkat dalam Al-Qur’an adalah
pengelolaan emosi, yang sangat relevan dengan dinamika kehidupan manusia. Pengelolaan
emosi diperlukan untuk menghadapi berbagai tekanan hidup, menjaga stabilitas pribadi, serta
membangun hubungan sosial yang sehat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk
menggali nilai-nilai manajemen emosi dalam Al-Qur’an, khususnya melalui kisah Nabi Yusuf
As. dalam Surah Yusuf. Dari latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini
mencakup dua hal, bagaimana penafsiran para mufasir terhadap ayat-ayat yang berkaitan
dengan manajemen emosi dalam kisah Nabi Yusuf As., dan bagaimana implementasi nilai-nilai
tersebut pada aspek kehidupan manusia modern. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk
menggambarkan prinsip-prinsip pengelolaan emosi yang Qur’ani dan menjadikannya sebagai
model pembinaan karakter yang utuh secara psikologis dan spiritual.
Penelitian ini menggunakan metode tafsir tematik (maudu’i) dengan pendekatan
psikologi Islam, dikaitkan secara khusus dengan teori kecerdasan emosional dari Daniel
Goleman. Lima aspek utama kecerdasan emosional menurut Goleman yaitu kesadaran diri,
pengendalian emosi, motivasi, empati, dan keterampilan sosial digunakan sebagai pisau
analisis untuk mengeksplorasi kandungan ayat-ayat dalam Surah Yusuf. Data diperoleh melalui
studi kepustakaan dan dianalisis dengan merujuk kepada tafsir klasik dan kontemporer seperti
Tafsir Al-Maraghi, Sayyid Qutb, Hamka, Al-Qurtubi, dan Quraish Shihab.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Nabi Yusuf As. mencerminkan seluruh
aspek kecerdasan emosional dalam situasi yang sangat kompleks, dari pengkhianatan saudara,
godaan Zulaikha, fitnah, penjara, hingga pengangkatan sebagai pemimpin. Nabi Yusuf As.
menunjukkan kesabaran, kedewasaan, ketegasan, dan empati dalam setiap tahap ujian yang ia
hadapi. Ayat-ayat tersebut memberikan gambaran konkret bagaimana Al-Qur’an mengajarkan
pengelolaan emosi secara aktif dan bijaksana.
Adapun implementasinya dalam kehidupan modern mencakup penerapan nilai-nilai
Qur’ani seperti sabar, ikhlas, pemaaf, dan bijaksana dalam pendidikan karakter, konseling
Islam, manajemen diri, serta penguatan relasi sosial. Nilai-nilai ini sangat relevan dalam
membangun kecerdasan emosional generasi muda dan individu muslim pada umumnya.
Dengan demikian, nilai-nilai manajemen emosi dalam kisah Nabi Yusuf yang ada pada surah
Yusuf dapat diimplementasikan secara praktis dalam pembinaan karakter muslim, dan Al�Qur’an terbukti memberikan prinsip pengelolaan emosi yang integratif antara sisi psikologis
dan spiritual.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Agama Psikologi Islam Agama > Tafsir Quran Tematik |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Pustakawan UNKAFA |
| Date Deposited: | 29 Sep 2025 06:24 |
| Last Modified: | 29 Sep 2025 06:24 |
| URI: | https://repository.unkafa.ac.id/id/eprint/448 |

