ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP WARISAN BERUPA AKUN YOUTUBE

ABDULLAH AZIZ NURUL BULDAN, 20210890203094 (2025) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP WARISAN BERUPA AKUN YOUTUBE. Other thesis, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf - Cover Image

Download (243kB)
[thumbnail of 3. Abstrak.pdf] Text
3. Abstrak.pdf - Other

Download (188kB)
[thumbnail of 6. BAB II Kajian Teori.pdf] Text
6. BAB II Kajian Teori.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (599kB)
[thumbnail of 13. FULL TEXT_S1_2025_SYARIAH_HUKUM KELUARGA ISLAM_20210890203094_ABDULLAH AZIZ NURUL BULDAN.pdf] Text
13. FULL TEXT_S1_2025_SYARIAH_HUKUM KELUARGA ISLAM_20210890203094_ABDULLAH AZIZ NURUL BULDAN.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menciptakan bentuk kekayaan baru yang
bersifat non-fisik, seperti akun YouTube. Akun ini tidak hanya berfungsi sebagai
media berbagi video, melainkan juga sebagai sumber penghasilan yang bernilai
ekonomis dan berkelanjutan. Permasalahan muncul ketika pemilik akun meninggal
dunia, namun akun tersebut masih aktif dan terus menghasilkan pendapatan. Hal ini
menimbulkan pertanyaan mengenai status hukum akun YouTube sebagai harta
warisan dalam Islam, serta bagaimana hak ahli waris dapat diterapkan pada aset
digital tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi peralihan hak milik atas akun
YouTube setelah pemiliknya meninggal dunia dan menelaah status hukum akun
tersebut sebagai warisan dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan jenis
penelitian hukum normatif. Sumber data diperoleh dari studi pustaka, mencakup
Al-Qur’an, Hadis, fatwa ulama, serta kebijakan platform digital dan literatur
kontemporer mengenai aset digital dan warisan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun YouTube memenuhi kriteria mal
mutaqawwim dalam hukum Islam, yakni harta yang memiliki nilai manfaat, dapat
dimiliki, dan sah untuk dialihkan. Oleh karena itu, akun YouTube dapat diwariskan
dan dikategorikan sebagai miras muntij (warisan produktif). Dalam konteks hukum
Islam, pendapatan dari akun tersebut wajib dibagikan kepada ahli waris berdasarkan
ketentuan faraidh. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan
hukum Islam kontemporer serta memberikan pemahaman baru bagi masyarakat
Muslim dalam mengelola aset digital sebagai bagian dari harta warisan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Peradilan Islam > Warisan
Media Sosial > Youtube
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Pustakawan UNKAFA
Date Deposited: 29 Sep 2025 05:54
Last Modified: 29 Sep 2025 05:54
URI: https://repository.unkafa.ac.id/id/eprint/447

Actions (login required)

View Item
View Item

Situs Slot

Link Slot

Situs Resmi Bisawd

slot thailand

Temukan Slot Gacor Hari Ini

Agen Slot Gacor