TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PEMBERIAN UANG DALAM PELANGGARAN LALU LINTAS (STUDI KASUS WILAYAH SAT LANTAS BOJONEGORO)

NUR HIDAYATUL FINAYAH, 20200890204066 (2024) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PEMBERIAN UANG DALAM PELANGGARAN LALU LINTAS (STUDI KASUS WILAYAH SAT LANTAS BOJONEGORO). Other thesis, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik.

[thumbnail of 1 COVER.pdf] Text
1 COVER.pdf - Cover Image

Download (164kB)
[thumbnail of 3 ABSTRAK.pdf] Text
3 ABSTRAK.pdf

Download (294kB)
[thumbnail of 6 BAB II KAJIAN TEORI.pdf] Text
6 BAB II KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (555kB)
[thumbnail of FULL TEXT_S.1_SYARIAH_HUKUM EKONOMI SYARIAH_20200890204066_NUR HIDAYATUL FINAYAH.pdf] Text
FULL TEXT_S.1_SYARIAH_HUKUM EKONOMI SYARIAH_20200890204066_NUR HIDAYATUL FINAYAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kata Kunci: Pemberian uang, pelanggaran lalu lintas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Praktik Pemberian Uang Dalam Proses Penyelesaian pelanggaran lalu lintas wilayah bojonegoro, karena dalam masyarakat Wilayah Bojonegoro masih melakukan penyelesaian pelanggaran lalu lintas dengan memberikan uang kepada polisi yang berazia, dan menyelesaikannya secara langsung ditempat tersebut. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelesaian pelanggaran lalu lintas diwilayah bojonegoro dan bangaiman hukum islam dalam pemberian uang dalam pelanggaran lalu lintas.
Penelitian ini menggunakan metode hukum normatis dan empiris, normatif yaitu suatu peroses untuk menemukan suatu aturan hukum, prinsip-prinsip hukum, sedangkan empiris yaitu hukum yang memperoleh data dari data primer atau data yang diperoleh langsung dari lapangan, dengan pendekatan undang-undang. Penelitian ini menggunakan teori wakalah, yang dimaksud wakalah adalah (perwakilan) suatu pekerjaan yang yang bisa diwakilkan oleh orang lain. Dan pelanggaran lalu lintas untuk mengetahui hukum uang yang diberikan dalam pelanggaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat wilayah bojonegoro menyelesaikan pelanggaran lalu lintas dengan memberikan uang untuk aparat kepolisian, dengan maksut menitipkan uang denda kepada polisi yang berazia untuk membayarkan uang tersebut ke bank yang dimaksut. Dan dari pengalaman masyarakat bojonegoro yang terkena tilang melakukan penyelesaian pelanggaran lalu lintas memakan waktu yang cukup lama dan pada akhirnya menghabiskan biaya yang tinggi. Maka dari itu masyarakat lebih memilih untuk menitipkan uang kepada polisi yang berazia. Dengan alasan mereka sibuk dengan urusan lain, dan kebiasaan ini sering terjadi dalam diri masyarakat wilayah Bojonegoro.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Hukum > Hukum Islam > Suap Dalam Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Pustakawan UNKAFA
Date Deposited: 18 Mar 2025 04:32
Last Modified: 18 Mar 2025 04:32
URI: https://repository.unkafa.ac.id/id/eprint/375

Actions (login required)

View Item
View Item