TINJAUAN HUKUM ISAM TERHADAP PENJUALAN KENDARAAN GADAI TANPA SURAT RESMI (Studi Kasus Di Desa Rahayu Kecamatan Soko Kabupaten Tuban)

A`YUNIN NADZIROH, 20200890204039 (2024) TINJAUAN HUKUM ISAM TERHADAP PENJUALAN KENDARAAN GADAI TANPA SURAT RESMI (Studi Kasus Di Desa Rahayu Kecamatan Soko Kabupaten Tuban). Other thesis, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik.

[thumbnail of 1 COVER.pdf] Text
1 COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212kB)
[thumbnail of 3 ABSTRAK BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS.pdf] Text
3 ABSTRAK BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of 6 BAB II KAJIAN TEORI.pdf] Text
6 BAB II KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (362kB)
[thumbnail of FULL TEXT_S.1_SYARIAH_HUKUM EKONOMI SYARIAH_20200890204039_A'YUNIN NADZIOH.pdf] Text
FULL TEXT_S.1_SYARIAH_HUKUM EKONOMI SYARIAH_20200890204039_A'YUNIN NADZIOH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (909kB)

Abstract

Kata Kunci: Gadai, Jual beli, Hukum Islam
Penjualan kendaraan gadai tanpa surat resmi merupakan penjualan tanpa
disertai BPKB dan/atau STNK kendaraan yang statusnya terikat pada perjanjian
akad gadai. Kemudian kendaraan tanpa surat resmi jauh lebih murah dengan harga
barang dengan adanya surat resmi. Namun, beberapa masyarakat masih tertarik
untuk memperjual belikan sepeda motor tersebut karena beberapa masyarakat
tidak peduli dengan status barang tersebut yang terpenting mendapatkan harga
yang murah dan mudah untuk mendapatkannya. Berdasarkan hal tersebut, maka
peneliti tertarik untuk melihat Bagaimana praktik penjualan kendaraan gadai tanpa
surat resmi di Desa Rahayu Kecamatan Soko Kabupaten Tuban dan Bagaimana
Tinjauan hukum islam terhadap penjualan kendaraan gadai tanpa surat resmi di
Desa Rahayu Kecamatan Soko Kabupaten Tuban.
Dalam penelitian ini menggunakan (case study) studi kasus karena dalam
penelitian ini menyangkut tentang praktik penjualan kendaraan gadai tanpa surat
resmi, maka peneliti berusaha melihat secara mendalam tentang permasalahan
tersebut di Desa Rahayu Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Pendekatan yang
penulis gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif.
Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara terhadap
pihak yang bersangkutan dan dokumentasi, kemudian data yang telah terkumpul
tersebut dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik penjualan kendaraan
gadai tanpa surat resmi di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban,
terjadi karena pelunasan hutang penggadai yang tidak sanggup menebus barang
gadaiannya saat jatuh tempo. Sejak awal transaksi gadai kendaraan tersebut sudah
tidak memiliki BPKB, dan kemudian dijual kepada orang lain dengan melakukan
perjanjian meskipun dokumen tersebut kurang saat transaksi. Penjualan kendaraan
gadai tanpa surat resmi tersebut sesuai dengan rukun jual beli, tetapi tidak
memenuhi syarat kepemilikan barang. Meskipun ada STNK (Surat Tanda Nomor
Kendaraan), surat BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) yang menunjukkan
kepemilikan sah tidak ada. Pembeli mungkin meragukan kepemilikan sah
kendaraan oleh penjual. Dengan demikian, praktik penjualan kendaraan gadai
tanpa surat resmi di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban,
hukumnya tidak sah sesuai dengan hukum Islam.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Ekonomi > Gadai
Hukum > Hukum Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Pustakawan UNKAFA
Date Deposited: 17 Mar 2025 03:56
Last Modified: 17 Mar 2025 03:56
URI: https://repository.unkafa.ac.id/id/eprint/359

Actions (login required)

View Item
View Item