TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENGALIHAN OBJEK AKAD IJARAH DALAM TRANSAKSI JAHIT KERUDUNG (STUDI KASUS DI DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK)

MUHAMMAD NURIDLIYA` ARIFIN, 20200890204031 (2024) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENGALIHAN OBJEK AKAD IJARAH DALAM TRANSAKSI JAHIT KERUDUNG (STUDI KASUS DI DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK). Other thesis, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf - Cover Image

Download (392kB)
[thumbnail of 3. ABSTRAK BAHASA INDONESIA DAN INGGIS.pdf] Text
3. ABSTRAK BAHASA INDONESIA DAN INGGIS.pdf

Download (382kB)
[thumbnail of 6. BAB II KAJIAN TEORI.pdf] Text
6. BAB II KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (785kB)
[thumbnail of FULL TEXT_S.1_SYARIAH_HUKUM EKONOMI SYARIAH_20200890204031_MUHAMMAD NURIDLIYA' ARIFIN.pdf] Text
FULL TEXT_S.1_SYARIAH_HUKUM EKONOMI SYARIAH_20200890204031_MUHAMMAD NURIDLIYA' ARIFIN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kata Kunci : Akad Ijarah, Tinjauan Hukum Islam, Transaksi Jahit
Kerudung.
Dalam penerapan akad ijarah terkait dengan jasa menjahit salah satunya
yaitu yang dilakukan oleh salah satu penjahit di Desa Sungolegowo, Kecamatan
Bungah, Kabupaten Gresik. Seorang penjahit tersebut yang menerima jasa menjahit
baik dalam bentuk perorangan maupun partai. Selain menerima jasa jahit dari para
pemesan, penjahit tersebut juga menjalin hubungan kerja dengan konveksi lain.
Adapun kerja sama yang dilakukan oleh penjahit dengan konveksi lain ini bermula
dari pihak penjahit meminta bantuan agar konveksi lain ini membantu dalam proses
penjahitan. Dalam latar belakang tersebut itu mempunyai 2 rumusan masalah yaitu:
1) Bagaimana proses pengalihan objek akad ijarah dalam transaksi jahit kerudung
di Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik? 2) Bagaimana
tinjauan hukum Islam terhadap pengalihan objek akad ijarah dalam transaksi jahit
kerudung di Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik?
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research)
dengan penedekatan normatif empiris kegiatannya meliputi mengumpulkan data,
dokumentasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan sumber data primer
yang didapat melalui hasil wawancara dengan penjahit 1 dan penjahit 2 dan
beberapa konsumen di Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik.
Hasil dari penelitian ini bahwa Proses pengalihan objek akad Ijârah dalam
transaksi jahit kerudung yang dilakukan oleh penjahit dengan menerima semua
pesanan konsumen tanpa memperhitungkan kesanggupan penyelesaian yang telah
ditentukan. Setelah semua pesanan menumpuk dan mengalami over load, kemudian
barulah penjahit mulai melakukan pengalihan objek kerudung kepada penjahit lain
tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari konsumen. Didalam tinjauan hukum
Islam tentang pengalihan objek akad Ijârah dalam transaksi jahit kerudung ini
adalah tidak sesuai dengan hukum Islam, dikarenakan tidak memenuhi syarat objek
akad ijarah yaitu konsumen tidak mengetahui apabila objek jahit kerudung tersebut
dialihkan ke penjahit lain. Dan didalam akad wakalah bil ujrah juga tidak sesuai
dengan hukum Islam, dikarenakan dalam pengalihan objek jahit kerudung tersebut
yaitu muwakil (penjahit pertama) yaitu mengalihkan objek jahit kerudung ke wakil
(penjahit lain) tanpa sepengetahuan konsumen karena muwakil tidak memiliki
kuasa penuh atas objek jahit kerudung tersebut.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Ekonomi > Akad
Hukum > Hukum Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Pustakawan UNKAFA
Date Deposited: 17 Mar 2025 03:48
Last Modified: 17 Mar 2025 03:48
URI: https://repository.unkafa.ac.id/id/eprint/358

Actions (login required)

View Item
View Item