Subjective Well Being Pada Santri Broken Home Di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin II Sumber Sanankulon Blitar.

DIZA ZIVANA ANGGRAENI, 20210890101059 (2025) Subjective Well Being Pada Santri Broken Home Di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin II Sumber Sanankulon Blitar. Other thesis, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik.

[thumbnail of 1 COVER.pdf] Text
1 COVER.pdf

Download (172kB)
[thumbnail of 3 ABSTRAK.pdf] Text
3 ABSTRAK.pdf

Download (418kB)
[thumbnail of 6 BAB II KAJIAN TEORI.pdf] Text
6 BAB II KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (547kB)
[thumbnail of 13.Full Text_S1_2025_TARBIYAH_PENDIDIKAN AGAMA ISLAM_20210890101059_DIZA ZIVANA ANGGRAENI.pdf] Text
13.Full Text_S1_2025_TARBIYAH_PENDIDIKAN AGAMA ISLAM_20210890101059_DIZA ZIVANA ANGGRAENI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Kata Kunci: Subjective Well Being, Santri, Broken Home, Pondok Pesantren.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan subjective well-being (SWB) pada santri broken home di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin II Sumber Sanankulon Blitar serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Latar belakang penelitian ini berfokus pada kondisi santri yang berasal dari keluarga tidak utuh akibat perceraian atau konflik berkepanjangan, yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis dan emosional mereka. Meski demikian, beberapa santri tetap menunjukkan motivasi dan kebahagiaan dalam kehidupan pesantren.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek terdiri dari lima santri broken home. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan tematik berbasis teori Ed Diener, yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikologis dalam SWB.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa SWB santri broken home bervariasi. Sebagian menunjukkan SWB tinggi karena adanya dukungan spiritual dan sosial, sementara sebagian lainnya menunjukkan SWB rendah akibat kurangnya perhatian emosional dari keluarga. Faktor internal dan eksternal, seperti religiositas, ketahanan diri, serta dukungan teman dan pengurus pondok, berperan penting. Kesimpulannya, latar belakang broken home tidak menentukan mutlak SWB; lingkungan dan kemampuan adaptasi berkontribusi besar terhadap kesejahteraan santri.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Psikologi > Psikologi Keluarga
Psikologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Pustakawan UNKAFA
Date Deposited: 10 Nov 2025 07:02
Last Modified: 10 Nov 2025 07:02
URI: https://repository.unkafa.ac.id/id/eprint/473

Actions (login required)

View Item
View Item

Situs Slot

Link Slot

Situs Resmi Bisawd

slot thailand

Temukan Slot Gacor Hari Ini

Agen Slot Gacor