TABARRUJ PERSPEKTIF QURAISH SHIHAB (KAJIAN KITAB TAFSIR AL-MISBAH)

ARIKA DWI PANGESTU, 20220890334063 (2025) TABARRUJ PERSPEKTIF QURAISH SHIHAB (KAJIAN KITAB TAFSIR AL-MISBAH). Other thesis, Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik.

[thumbnail of 1.COVER.pdf] Text
1.COVER.pdf

Download (102kB)
[thumbnail of 3. ABSTRAK.pdf] Text
3. ABSTRAK.pdf

Download (149kB)
[thumbnail of 6. BAB II KAJIAN TEORI.pdf] Text
6. BAB II KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (306kB)
[thumbnail of FULL TEKS_S.1_USHULUDDIN DAN DAKWAH_ILMU AL-QUR'AN DAN TAFSIR-2_9228_ARIKA DWI PANGESTU.pdf] Text
FULL TEKS_S.1_USHULUDDIN DAN DAKWAH_ILMU AL-QUR'AN DAN TAFSIR-2_9228_ARIKA DWI PANGESTU.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Kata kunci: Tabarruj, Quraish Shihab, Al-Qur’an, Tafsir Tematik.

Penelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya fenomena Perempuan yang
menampakkan perhiasn dan juga kecantikannya yang ditujukan kepada non-mahram
dengan maksud untuk membangkitkan syahwat, baik di dunia nyata maupun di media
digital. Prilaku ini sering kali melanggar prinsip kesopanan dalam islam dan nilai�nilai syariat terkait penjagaan aurat. Di Tengah perkembangan zaman yang semakin
bebas, penting untuk memahami Batasan tabarruj supaya tidak bertentangan dengan
ajaran agama. Untuk itu, penelitian ini mengkaji konsep tabarruj perspektif Quraish
shihab melalui karya beliau yaitu tafsir Al-Misbah.
Fokus penelitian ini adalah: 1) bagaimana penafsiran tabarruj dalam al-qur’an
menurut Quraish shihab? 2) bagaimana relevansi tabarruj di era kontemporer?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library
research), menggunakan pendekatan tafsir tematik tokoh. Data primer diambil dari
kitab tafsir al-misbah, sedangkan data sekunder berasal dari berbagai literatur tafsir
dan kajian fiqih terkait aurat dan pergaulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Quraish shihab, tabarruj
merupakan prilaku yang dilarang dalam islam karena dapat mengarah pada
kemaksiatan dan merusak moral Masyarakat. Islam memperbolehkan Perempuan
berhias, namun harus dalam batas syariat, seperti tidak menampakkan aurat di depan
non mahram dan tidak berlebihan. Pandangan Quraish shihab ini sangat relevan di era
kontemporer, di mana budaya berpakaian terbuka dan pengaruh media sosial sering
mendorong praktik tabarruj secara masif. Oleh karena itu pemahaman yang benar
tentang konsep ini diperlukan agar kaum Muslimah dapat menjaga identitas
keislamannya tanpa terpengaruh tren yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama
Agama > Tafsir Quran Tematik
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Ilmu Al Quran dan Tafsir
Depositing User: Pustakawan UNKAFA
Date Deposited: 05 Aug 2025 03:59
Last Modified: 05 Aug 2025 03:59
URI: https://repository.unkafa.ac.id/id/eprint/390

Actions (login required)

View Item
View Item

Situs Slot

Link Slot

Situs Resmi Bisawd

slot thailand

Temukan Slot Gacor Hari Ini

Agen Slot Gacor